Suspendisse interdum consectetur libero id. Fermentum leo vel orci porta non. Euismod viverra nibh cras pulvinar suspen.

PKM UPB Gelar Pelatihan dan Simulasi Sistem Pencatatan Data Wisata Terintegrasi di Kelurahan Benua Melayu Laut

Beranda // Informasi // PKM UPB Gelar Pelatihan dan Simulasi Sistem Pencatatan Data Wisata Terintegrasi di Kelurahan Benua Melayu Laut
08 November 2025 09:00 Admin

PKM UPB Gelar Pelatihan dan Simulasi Sistem Pencatatan Data Wisata Terintegrasi di Kelurahan Benua Melayu Laut

Upaya pengembangan desa wisata di Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, terus menunjukkan progres positif. Mulai 7 hingga 11 November 2025, Universitas Panca Bhakti Pontianak (UPB) melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) menggelar Pelatihan dan Simulasi Sistem Pencatatan Data Wisata Terintegrasi di Kantor Lurah Benua Melayu Laut.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali aparatur kelurahan dan para pelaku wisata agar mampu mengelola data wisata secara digital, rapi, dan terintegrasi. Dengan sistem yang modern ini, seluruh potensi wisata—mulai dari objek wisata pesisir, budaya, hingga aktivitas masyarakat—dapat terdokumentasi dengan baik serta mudah diakses untuk pengembangan promosi dan peningkatan daya tarik wisata.

“Pelatihan ini benar-benar membantu kami memahami pentingnya pencatatan data wisata berbasis digital. Dengan sistem terintegrasi, pengelolaan wisata akan jauh lebih efektif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Lurah Benua Melayu Laut, Della Arini Putri.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri profesional—Eric Ariyanto yang mengisi materi digital content, serta Rianti Ardana Reswari yang mendampingi simulasi sistem pencatatan data wisata. Pelaksanaan kegiatan diketuai oleh Muchammad Arifin bersama tim PKM UPB: Uray Andrey Indra Maulana, Muhammad Faisal, dan Windi Pratiwi, serta didukung mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPB.

Ketua Tim PKM, Muchammad Arifin, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan kontribusi nyata kampus dalam memajukan wisata daerah.

“Kami ingin membantu menghadirkan sistem pencatatan wisata yang modern dan berbasis data agar Benua Melayu Laut memiliki fondasi kuat untuk menjadi destinasi wisata berkelanjutan dan berdaya saing.”

Semangat serupa disampaikan Ketua LPPM UPB, Dr. Muhammad Zalviwan, yang menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi kampus dan masyarakat dalam membangun daerah.

Pelatihan berlangsung dengan antusias tinggi, diikuti perangkat kelurahan serta masyarakat yang aktif dalam pengelolaan wisata lokal. Outputnya diharapkan memberi dampak langsung pada peningkatan promosi wisata berbasis teknologi.


Benua Melayu Laut — Wisata Pesisir Bernuansa Budaya Kini Masuk Era Digital

Dengan hadirnya sistem pencatatan wisata digital, promosi dan pengelolaan destinasi di Benua Melayu Laut semakin kuat dan terarah. Desa wisata ini siap tampil lebih profesional, lebih menarik, dan lebih dikenal oleh wisatawan dari berbagai daerah.


Benua Melayu Laut bukan hanya tujuan, tetapi pengalaman — dan kini semakin mudah dijangkau secara digital.

Lampiran